Pecinta kopi umumnya mengetahui perbedaan otentik antara biji kopi robusta dan arabika. Namun ada penikmat kopi yang belum mengetahui perbedaan antara keduanya. Selain cita rasa, kopi arabika dan robusta memiliki tekstur, cara menanam, dan mengolah yang tentu berbeda. “Robusta tekstur biji kopinya lebih besar. Sedangkan Arabik lebih kecil. Lalu rasa Robusta lebih asam manis,” Nah lalu secara umum, apa bedanya kopi arabika dan robusta?

Biji kopi robusta lebih dominan pahit ketimbang rasa asamnya. Sebaliknya, Arabika memiliki rasa lebih asam dibanding pahitnya. Dan memiliki rasa lebih manis seperti buah

Memang setelah dipanggang, hampir semua biji kopi terlihat sama. Namun biji kopi arabika cenderung memiliki rasa yang lebih manis, lembut, dengan rasa gula seperti buah beri atau anggur. Arabika memiliki ciri khas kopi dengan keasaman yang luar biasa.
Sedangkan kopi robusta, bagaimanapun, memiliki rasa yang lebih kuat. Robusta mengandung kafein dua kali lebih banyak daripada biji arabika. Umumnya dianggap memiliki kualitas lebih rendah dibandingkan dengan Arabika. Namun beberapa robusta berkualitas tinggi dan dihargai terutama dalam espresso karena rasanya yang dalam dan enak.

Kopi robusta lebih mudah tumbuh. Robusta dapat tumbuh pada ketinggian yang lebih rendah dan kurang rentan terhadap hama serta kondisi cuaca.