Masi ada yang bertanya sama @biekupi tentang perbedaan Kopi Arabika dan Kopi Robusta.

Bisa dilihat dari gambar aja ya sengaja #biekupi kasi gambar biar bisa langsung bandingkan perbedaan kopi arabika dan kopi robusta. Dalam bentuk beans

Sedangkan dari sisibharga kopi arabika memiliki nilai jual yang cukup tinggi dibandingkan dengan kopi robusta. Hal ini dikarenakan penanaman kopi arabika yang cenderung lebih lama untuk matang. Biasanya membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun.

Kopi arabika membutuhkan perawatan yang lebih, dengan kopi harus ditanam pada suhu 14-24 derajat celsius. Selain itu, jika tidak mendapat perawatan yang baik, daun kopi arabika dapat cepat berkarat. Penyakit karat daun dapat merusak tanaman dan cita rasa kopi arabika.

Sementara itu, kopi robusta lebih mudah ditemui karena berada di dataran rendah. Robusta juga merupakan kopi yang mudah berkembang, berproses dengan cepat, dan lebih resisten terhadap penyakit karat daun. Dengan demikian tidak susah dan memakan waktu lama untuk memproduksinya.
Jika kopi robusta dikenal dengan pahitnya, arabika tidak demikian. Kandungan gula pada kopi arabika terbilang cukup banyak. Maka dari itu, kopi arabika lebih mudah dinikmati oleh banyak orang. Namun, dengan banyaknya kandungan gula maka kandungan lemak pun lebih tinggi dibandingkan dengan kopi robusta.

Selain itu, arabika memiliki rasa yang bervariasi, seperti rasa buah-buahan, kacang-kacangan, ataupun biji-bijian. Inilah alasannya kopi Arabika lebih banyak menjadi kopi favorit dibandingkan kopi robusta. Untuk penggemar kopi pemula, kopi arabika lebih direkomendasikan untuk dinikmati pertama kali. Namun jika lebih suka dengan cita rasa yang pahit dan kental, disarankan untuk mencoba robusta.

Jadi udah tau sedikit tau kan perbedaan #kopiarabika dan #kopirobusta banyak referensi lain ini hanya sebagian kecil @biekupi menyajikan buat teman yang ingin mengetahui tentang #kopi .